Muqodimah
Di dalam Laravel 5.2 terdapat fitur autentikasi yang digunakan untuk
login/registrasi secara default sama seperti pada Laravel 5.1. Hanya
dengan menggunakan perintah make:auth kita sudah mendapatkan view
berupa form login dan registrasi. Namun untuk kebutuhan tertentu
seperti membuat multi user kita bisa mengubah fitur autentifikasi
tersebut sesuai keinginan.
Selain itu di dalam Laravel terdapat fitur bawaan middleware yang
digunakan untuk melakukan filter terhadap request yang masuk ke dalam
sistem aplikasi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan proses
verifikasi terhadap setiap request yang masuk seperti misalnya melakukan
pengecekan status login, privillage (hak akses), atau bahkan melakukan
pengecekan token CSRF (Cross-Site Request Forgery) untuk memastikan
bahwa request yang masuk berasal dari komputer atau user yang valid.
Dalam
konteks Laravel, Middleware merupakan sebuah Class khusus yang berperan
sebagai “penengah” antara request yang masuk dengan Controller yang
dituju. Secara umum, prinsip kerja Middleware adalah mencegat request
yang masuk untuk kemudian diproses terlebih dahulu sebelum diberikan
kepada Controller yang dituju atau diarahkan ke Controller yang lain.
Dengan menggunakan fitur ini, kita dapat membuat komponen yang reusable
untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut dan melindungi router
terhadap user yang tidak memiliki hak akses tertentu.
Tujuan dari tulisan ini
- Membuat form register dan login yang akan digunakan oleh 2 pengguna : Admin dan User
- Memanfaatkan fungsi bawaaan Laravel untuk melakukan operasi register dan login
- Membuat middleware untuk melindungi router tertentu, contoh : “/admin”
Hal yang dibutuhkan
- Niat
- Komputer atau laptop J, yaa iyalah
- Laravel 5.2
- Web Server : MySql
- Texteditor
- Segelas kopi manis sebagai penambah gizi AJ
Langkah-langkah
- Pertama-tama jangan lupa berdoa dahulu kepada Allah SWT
- Buat database baru di Mysql dan atur koneksi laravel pada file *.env dan config/database.php sesuai dengan konfigurasi database yang anda buat
- Buat project baru di Laravel 5.2 (tentunya anda sudah bisa membuat project baru di Laravel). Setelah project baru, ketikkan php artisan make:auth, Buka browser akses pada localhost:8000
- Buka file migrasi xxxx_xx_xx_xxxxxx_create_users_table pada direktori C:\xampp\htdocs\nama_project\database\migrations untuk membuat tabel users, kita tinggal mengambahkan field baru yaitu: $table->boolean('admin')->default(0);
- Kemudian lakukan migrate agar tabel tersebut masuk ke dalam database dengan perintah migrate php artisan migrate, maka hasil tabel yang terbuat di dalam database.
- Sip, tabel sudah terbuat. Tabel tersebuat digunakan utnuk melakukan login oleh user yang sudah tedaftar atau ter-registrasi. Ada cara khusus yang digunakan dalam Laravel untuk menginputkan/insert data ke database yaitu dengan Seeder. Tapi kali ini kita tidak menggunakan Seeder untuk mengisi data ke database, karena kita juga akan membuat view untuk Register user baru.
- Buka file register.blade.php pada direktori C:\xampp\htdocs\nama_project\resources\views\auth, kemudian edit/tambahkan dropdown untuk memilih hak akses user baruNote : dalam register yang dibuat terdapat 2 hak akses yaitu 1 untuk “admin” dan 0 untuk “user biasa”.
- Akses dengan url http://localhost:8000/register. dan jangan melakukan register dulu !!
-
Buka model User.php kemudian tambahkan field “admin” pada protected fillable. Di Laravel 5.2, file tersebut terdapat di App\User.phpBuka file AuthController.php dan tambahkan parameter “admin” untuk menyimpan data ke database. File tersebut pada direktori C:\xampp\htdocs\nama_project\app\Http\Controllers\Auth.
Kemudian coba lakukan register user baru….Minimal register 2 user dengan 1 hak akses admin dan 1 hak akses User Biasa. Gimana? Error gak? A
- Untuk membedakan home admin atau user setelah login maka kita buat dulu view-nya dengan cara copy-paste file home.blade.php yang ada pada C:\xampp\htdocs\nama_project\resources\views. Namai file tersebut dengan admin_home.blade.php dan user_home.blade.php
- Setelah yang kita lalui di atas, saatnya kita membuat middleware baru sebut saja dengan nama “IsAdmin”, middleware ini berfungsi untuk melindungi router yang hanya diakses oleh yang ber-hak akses admin (1). Jika router/URL yang menggunakan middleware “IsAdmin” diakses oleh user yang tidak ber-hak akses admin, maka langsung redirect ke halaman lain atau kita bisa menambahkan peringantan keras, hehehe. Langsung saja buat middlebaru tersebut php artisan make:middleware IsAdmin
- Lakukan beberapa custome di file IsAdmin.php untuk memeriksa apakah admin dan berikan langsung redirect ke halaman “/” atau peringatan jika diakses oleh user yang bukan admin.
Setelah middleware jadi, jangan lupa untuk “mendaftarkannya” di dalam file Kernel.php yang tersimpan di dalam direktori C:\xampp\htdocs\ nama_project\app\Http
- Kita lakukan edit pada routers.php sebagai berikut.
Mekanisme dari coding di atas adalah middleware à kernel à router. Setelah membuat middleware (IsAdmin.php) kemudian mendaftarkannya di kernel (Kernel.php) dan dipakai di router (Routers.php). Dalam router (Routers.php) terdapat beberapa middleware dijelaskan sebagai berikut: a) web : middleware default dari laravel 5.2 untuk memeriksa memeriksa Session CSRF, kernel HTTP, dll b) auth : middleware default dari laravel yang digunakan untuk memeriksa akses url hanya untuk user yang sudah login (authentic). c) admin : middleware baru yang digunakan untuk memeriksa akses url hanya untuk user yang login sebagai admin (1). Setelah melakukan login akan redirect ke “/” dimana url tersebut dilindungi oleh middleware web dan auth, kemudian memeriksa hak akses dan mengarahkannya ke halaman masing-masing sesuai hak akses user login. Kemudian url “admin” dilindungi oleh middleware admin, dimana kegunaan dari middleware tersebut adalah untuk membatasi akses url “admin” hanya boleh diakses oleh user login ber-hak akses admin (1) - Ketika anda login sebagai admin dan mengakses URL/router “/admin”, yang terjadi adalah
- Saat login sebagai user, dan kemudian mencoba mengakses url ”localhost:8000/admin”, maka akan langsung redirect ke halaman “/”
- Alhamdulillah….begitulah cara membuat multi user authentication dan cara mengcustome middleware untuk melindungi router. Anda bisa menambahkan sendiri sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat J
- Tulisan ini disadur dari beberapa referensi dan modifikasi, jika ada salah dan kekurangan saya penulis mohon maaf sebesar-besarnya. Karena saya masih belajar dan hanya manusia “tempat-nya salah dan lupa”. Hehehe….Dan jika anda kurang paham dengan tulisan saya ini, silahkan mengkonsultasikan/menghubungi saya lewat kontak atau komentar dibawah sini. Matur suwun
Referensi

















0 comments:
Post a Comment